Friday, July 22, 2011

nilai sebuah penilaian..

"apa yang kamu lihat, tidak selalu benar.."

ketika berkenalan dengan seseorang, ada 2 cara yang biasanya terjadi:

1. bertemu langsung dan lalu berkenalan, hingga kemudian berlanjut kepada pertemanan. dari pertemanan ini, berlanjut kepada pertemuan2, melakukan kegiatan menyenangkan bersama, jalan2, tukar pikiran, ketawa2, dan sebagainya. memang tidak jarang kalau salah satu (atau keduanya) saling merasa tidak cocok, kemudian menjauh. sebisa mungkin sih jangan sampai begitu, tapi kalau pun kejadian, toh kedua belah pihak sudah pernah merasakan masa2 senang bersama.

2. belum pernah bertemu atau berkenalan langsung, tapi sudah banyak mendengar tentang orang tersebut, yang membuat kita merasa "kenal" dengan orang itu. saya sendiri sudah beberapa kali "berkenalan" dengan cara seperti ini. biasanya, ketika pada akhirnya bertemu dengan orangnya langsung, saya sudah membuat beberapa penilaian di dalam kepala dari hasil "diperkenalkan" oleh orang lain tentang orang ini. beberapa penilaian memang benar adanya, tetapi tidak sedikit juga penilaian yang salah total.

setiap manusia pasti membuat penilaian terhadap segala sesuatu. penilaian yang didasari oleh standar2 yang kita buat sendiri, yang seringkali merupakan ekspektasi kita terhadap sesuatu. kalau seseorang/sesuatu itu di bawah ekspektasi kita, maka kita kecewa. sebaliknya, ketika segala sesuatu di luar ekspektasi kita (dalam maksud yang positif) maka kita akan menjadi senang. 

kembali ke pokok persoalan perkenalan tadi, bila kita berkenalan dengan menggunakan cara 1, maka penilaian kita terhadap sesuatu/seseorang adalah berdasarkan subjektifitas yang dibentuk oleh ekspektasi murni kita sendiri. sedangkan berkenalan dengan cara yang kedua, sebagian besar (atau bahkan seluruhnya) penilaian kita sudah terkontaminasi terlebih dahulu oleh asumsi2 yang "dikenalkan" kepada kita, jauh sebelum kita memiliki ekspektasi apa2 terhadap orang tersebut.

mari kita ambil satu contoh kasus..

saya berkenalan dengan seseorang yang "diperkenalkan" kepada saya sebagai orang yang liar, identik dengan dunia malam, murahan, dan sejenisnya. mereka2 yang "memperkenalkan" saya dengan orang ini, sebagian mengakui bahwa mereka juga mendapat informasi dari mulut ke mulut. beberapa menilai orang ini dari cara bicara, gaya berpakaian, dan lingkungan pergaulannya. kalau hanya melihat sebentar dari luar sih, memang tidak sulit untuk percaya atau setuju dengan yang orang2 katakan tentang dia.

lalu apa yang terjadi ketika pada akhirnya saya berkenalan dengan orang tersebut? terlepas dengan gaya bicaranya yang ceplas ceplos dan cara berpakaiannya yang kurang bahan, menurut saya dia orangnya oke juga. banyak hal2 yang perlu ditambahkan dari omongan2 orang lain tentang dia, antara lain:
- dia TERNYATA anaknya dewasa dalam berpikir
- dia TERNYATA tipe orang yang betah di rumah
- dia TERNYATA punya masa lalu yang kurang baik
- dia TERNYATA humoris 
- dia TERNYATA apa adanya dan tidak munafik
- dia TERNYATA orang yang setia kawan dan penyayang
- dia TERNYATA orang yang pemaaf dan tidak menyimpan dendam
intinya, dia TERNYATA orang yang menyenangkan!

soal cara berpakaiannya, gaya hidupnya, menurut saya sih bukan urusan saya. saya yakin setiap manusia punya area tertentu yang tidak boleh diusik oleh orang lain. hal2 yang menyangkut gaya hidup dan cara berpakaian atau apalah yang sejenisnya itu, menurut saya, berada di area-tak-terusik itu. yang penting secara sosial, saya merasa baik2 saja berteman dengan dia. titik.

saya merasa beruntung diberi kesempatan untuk mengenal dia lebih jauh dari sekedar tahu dari orang lain. saya merasa senang karena sudah melihat dan membaca "buku" tentang orang ini meski sudah dijejali oleh "review negatif" dari "pembaca" lain. sekarang, saya sudah bisa membuat "review" sendiri, yang murni dari penilaian saya pribadi. 

pada akhirnya, saya hanya bisa mengangguk setuju ketika membaca sepenggal kalimat ini, entah darimana:

"apa yang kamu lihat, tidak selalu benar.."


.. apalagi yang tidak kamu lihat.

:) 

2 comments:

Kimi said...

"apa yang kamu lihat, tidak selalu benar.."

.. apalagi yang tidak kamu lihat.


This is my quote of the day. Love it so much! :D

pinkbuble said...

Beneeeeer!!!! Beneeeer banget!!!!!
Gw juga pernah ngalemin yg kayak gitu..and its exciting to see sum1's true color kalo pas ud kenelen in person yah! :)

 
BLOG DESIGN: 188* BLOG DESIGN STUDIO | GIRL WITH LAPTOP: PIXMAC