Thursday, December 12, 2013

bagaimana bisa?

bagaimana bisa menikmati mekarnya bunga,
bila kamu tak pernah menanamnya?
bagaikan menatap tanah subur yang kosong,
dan mengharapkan sesuatu tumbuh di permukaannya.

bagaimana bisa menikmati pagi hari,
bila kamu tidak berani membuka mata?
bagaikan melihat kerlip bintang dengan mata terpejam,
dan mengharapkan sinarnya tertangkap mata.

bagaimana bisa menjadi penulis,
bila kamu tidak mulai menggoreskan pena?
bagaikan memandang sebuah kanvas putih,
dan mengharapkan lukisan tercipta di atasnya.

bagaimana bisa mengisahkan kita, 
bila kamu tidak pernah mencoba menyapa?
bagaikan menggantungkan harapan pada pohon tinggi,
dan berharap akan jatuh dengan sendirinya.

butuh waktu,
mungkin lama,
bisa jadi sia-sia.

setelah itu, bisa bagaimana?

Wednesday, December 11, 2013

trip to Portugal - part five (THE END)

sambungan..

masih di kota Lisbon, pagi-pagi kami berdua sudah bangun dan mengepak barang-barang. hari ini kami akan pindah ke kota berikutnya di dalam daftar perjalanan kami. sebelum keluar rumah, kami berpamitan terlebih dahulu sama orang-orang baik hati pemilik rumah yang sudah membiarkan kami menempati salah satu kamarnya yang luas banget. setelah berpamitan, kami langsung membawa semua barang-barang dan menaiki bus menuju pusat kota Lisbon. sesampainya di sana, kami langsung mencari-cari stasiun utama untuk menitipkan barang bawaan kami di loker yang tersedia. 

setelah bebas dari beban di punggung dan segala macam tentengan, kami pun langsung mencari tempat untuk sarapan di sekitar stasiun. kami sudah mengawasi lokasi ini sejak awal kami datang ke Lisbon. di kawasan ini banyak sekali terdapat kafe/restoran lokal yang menawarkan beragam jenis makanan, terutama kue-kue. kami masuk ke salah satu restoran lokal (yang juga menjual kue-kue) yang menawarkan menu-menu untuk sarapan. kami memesan beberapa paket makan pagi untuk dimakan berdua (tapi kalau dilihat dari pesanannya, yang makan kayak untuk bertujuh). ada sosis portugis, ikan ala portugis, kentang, roti panggang, keju, kentang goreng, telur, daging, dsb. yang paling mantep itu minumannya: jeruk peras asli, rasanya seger banget!

setelah perut kenyang semua senang, kami langsung lanjut berjalan-jalan di tengah kota. kami berencana untuk menaiki tram nomor 28 yang sangat terkenal di Lisbon, karena tram ini melintasi hampir semua bagian dari kota ini. begitu terkenalnya, sehingga tram ini menjadi bagian dari objek wisata yang sayang untuk dilewati. setelah menemukan halte tram tersebut, kami pun menunggu dan menunggu tram yang tak kunjung datang. hampir sejam kemudian, tram nya baru datang dan kami pun menaikinya dengan semangat menggebu. 

benar saja, rute tram ini begitu unik dan menarik. saya sendiri sibuk mengabadikan perjalanan naik tram ini dengan kamera saya. seru sekali berkeliling dengan tram nomor 28 ini, tidak heran banyak sekali yang ingin menaikinya :) 

selesai berpetualang dengan tram 28, kami bermain-main sebentar di lokasi sekitar situ, foto-foto, lari-larian, dan tertawa-tawa. bahagia banget :))

menjelang sore, kami lalu bergesa menuju stasiun kereta, menjemput barang-barang kami di loker dan langsung menuju peron. iya, kami mau naik kereta lagi ke kota berikutnya. sampai jumpa Lisbon.



PORTO/OPORTO

sampai di Porto, langit sudah gelap, maklum karena sudah jam 9 malam hehe. dari stasiun kereta Porto, kami langsung menaiki taksi menuju hostel yang berikutnya yaitu The Poets Hostel. seperti namanya, hostel yang kami inapi kali ini memiliki tema syair/puisi. hostel paling keren, sejauh ini. dekorasinya benar-benar unik dari awal pintu masuk hingga ke kamar. untuk lebih detailnya, bisa dilihat di foto. pokoknya saya jatuh cinta dengan kamar di hostel ini! 

setelah membereskan administrasi, kami langsung masuk kamar. beres-beres dan bersih-bersih sebentar lalu tepar. hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan. terima kasih Tuhan untuk semua yang sudah boleh saya nikmati hari ini :)



............................................................................................

hari berikutnya (sambungan)..

setelah tidur nyenyak semalaman, kami bangun dengan penuh energi dan semangat. kami langsung menuju ke ruangan makan yang tersedia di hostel dan menyantap beberapa kue dan buah untuk mengisi perut sebagai bekal melanjutkan perjalanan kami.

keluar dari hostel, kami langsung menuju ke Ribeira District dan menaiki sebuah kapal mengelilingi 6 jembatan. maaf sekali saya lupa nama-nama jembatan tersebut. setelah berkeliling dengan kapal, kami memutuskan untuk makan siang. dengan asal-asalan, kami pun memasuki sebuah restoran lokal di pinggiran sungai. kami memesan menu makanan dan juga sangria. lalu kami pun dengan lahap menyantap semua hidangan yang kami pesan sembari menikmati sangria, di pinggir sungai. cuaca yang indah, membuat suasana pada siang itu menjadi tidak terlupakan (bahkan hingga saat ini).

begitu selesai makan siang yang nikmat itu, kami pun langsung mencari-cari halte khusus bus hop-on hop-off (apa sih nih bahasa indonesianya?). kami menaiki bus tersebut mengelilingi kota Porto yang sangat indah, sesekali berhenti dan turun di tempat-tempat yang menarik untuk berfoto, lalu lanjut lagi.

habis berkeliling dengan bus, kami menaiki cable car, melihat kota Porto dari atas. kesimpulan saya, kota ini benar-benar indah, dilihat dari atas maupun bawah. indah banget, saya benar-benar kehabisan kata-kata. saya sangat terbuai di Porto :')

setelah itu, kami melanjutkan petualangan kami dengan mengikuti sebuah Wine Tour di Belem Cave. sekedar informasi, di kota ini banyak sekali terdapat tempat penyimpanan minuman anggur yang juga menawarkan paket tur. pada tur ini, kita akan mempelajari tentang asal usul minuman tersebut, cara pembuatan, cara penyimpanan, dan sebagainya. pemimpin tur akan memberikan penjelasan-penjelasan singkat, dan kemudian rangkaian tur ini ditutup dengan mencicipi minuman anggur yang menjadi unggulan di tempat tersebut. setiap tempat punya rangkaian tur yang berbeda, jenis minuman anggur yang juga berbeda. saya dan teman saya secara kebetulan saja memilih tur yang disediakan oleh Belem Cave ini. tempatnya unik sekali, di bawah tanah, seperti di gua (seperti namanya). kami menyimak penjelasan si pemimpin tur sambil sesekali berfoto :)
pengalaman yang sangat menarik sekali.

selesai dari Wine Tour, kami menaiki bus dan kembali mengelilingi kota Porto, sekali lagi. sesampai di kota, kami langsung menuju hostel dan check out. kami pindah hotel. perlu diketahui, di kota ini terdapat banyak sekali hostel berkonsep unik dan harganya juga ramah di kantong. semuanya menarik, membuat kami sulit untuk memilih dan akhirnya (karena ingin mencoba) kami memutuskan untuk memesan kamar di 2 hostel yang berbeda konsep, satu hostel untuk setiap malamnya.

hostel berikutnya bernama Tattva Design Hostel, dan lagi-lagi sesuai namanya, hostel ini mengusung tema desain modern dalam dekorasi hostelnya. kami kagum dengan desainnya. sepertinya tidak ada hostel yang berdesain/berdekorasi jelek di Porto ini. Porto membuat kami berdecak penuh kekaguman. kami benar-benar puas menghabiskan waktu disini.

setelah menyelesaikan administrasi penginapan, kami langsung masuk kamar dan beres-beres. lalu kami langsung beristirahat karena harus mengejar penerbangan pagi keesokan harinya.

akhir kata, saya hanya ingin mengucap syukur atas kesempatan ini. dari dulu selalu ingin ke Portugal, tidak menyangka ternyata di tahun 2013 ini bisa kesampaian. rasanya bahagia banget! terima kasih Portugal untuk cerita-cerita manis dan pengalaman-pengalaman yang luar biasa, yang pastinya akan selalu saya ingat sampai kapan pun (kecuali saya lupa ingatan). saya berharap dikasih kesempatan di masa datang untuk berkunjung ke negara ini lagi :)

SELESAI.

Friday, November 1, 2013

trip to Portugal - part four

sambungan..

masih di kota yang sama, pagi harinya kami bangun lalu sarapan seadanya di rumah D. selesai sarapan kami lalu melanjutkan perjalanan kembali. cuaca dan udara Lisbon hari ini jelek banget. mendung dan berangin, langitnya gelap :( 

hari ini kami berencana untuk pergi ke luar kota, yaitu ke kota Sintra, sebuah kota yang tidak terlalu jauh dari Lisbon (kurang lebih 40 menit perjalanan dengan kereta), yang sangat terkenal dengan keindahan kastil-kastilnya. dari stasiun dekat rumah D, kami menaiki bus menuju stasiun kereta yang terletak di daerah Rossio, lalu dari sana kami naik kereta yang tiketnya cukup murah untuk hitungan perjalanan ke luar kota, seharga 4,80 euro (return). 

sesampainya di Sintra, hujan yang semakin deras mengharuskan kami untuk berteduh sejenak di stasiun kereta. untunglah tidak lama kemudian, hujan mulai mereda dan kami pun bisa berjalan kembali. baru berjalan sekian meter, tiba-tiba kami berdua dihampiri seorang bocah laki-laki anggota pramuka (boy scout) yang menawarkan kami sebuah bolpen seharga 1 euro, dalam rangka mengumpulkan poin untuk bisa naik pangkat. tentu saja kami membelinya, abis anaknya lucu sih.. :D

tidak jauh dari lokasi jual beli bolpen tersebut, tanpa sengaja kami melihat sebuah tempat penyewaan mobil ramah lingkungan (eco friendly), dan karena kami berdua belum pernah merasakan naik mobil semacam itu, maka kami pun langsung menyewanya. bapak yang menyewakan mobil-mobil ramah lingkungan itu sangat ramah dan lancar berbahasa inggris. setelah menyelesaikan surat kontrak peminjaman, kami pun diberi instruksi ini itu. mobil tersebut sudah dilengkapi dengan alat pelacak jalan (GPS) yang ditandai oleh beberapa garis, dimana masing-masing garis tersebut ditandai oleh warna yang berbeda-beda. warna-warna ini merupakan rute. jadi kalau kita memilih warna merah, maka kita harus mengikuti garis merah yang ada di layar GPS kita. beda warna, beda rute. cara mengemudikan mobil ini pun sangat mudah, hanya ada rem, gas, lampu (sen, hazzard), wiper, klakson, dan boost. boost digunakan pada saat tanjakan, atau pada saat kita mau ngebut. meski mudah, untuk bisa mengemudikan mobil ini diperlukan surat ijin mengemudi internasional. mobilnya sangat kecil dan ekonomis. di sandaran kursi mobil, ternyata ketika dibuka dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan barang. karena si bapak pemilik rental mobil ini baik, maka kami diberi tambahan waktu, dari 2 jam waktu penyewaan menjadi 3 jam! we're so happy :D

begitu meluncur di jalan, kegilaan-kegilaan pun mulai terjadi. rute yang kami ambil adalah yang menuju ke kastil terbesar yang ada di Sintra, yaitu Paco de Pena. jalanan menuju ke kastil tersebut lumayan seru: menurun, menanjak, masuk ke gang-gang kecil di daerah perumahan/perkampungan, melintasi jalanan memutar, berpasir, berkerikil, dan licin (bekas hujan). karena mobilnya kecil dan ringan sekali, maka setiap ada guncangan kecil saja, kami berasanya kayak dikocok-kocok dan dibanting-banting, serius deh. kami pun selalu menjerit dan berteriak sambil ketawa sampai mengeluarkan air mata setiap kali tubuh kami terguncang. karena bentuk mobilnya yang unik juga, membuat kami jadi pusat perhatian orang-orang yang kami temui di sepanjang jalan. 

begitu sampai di kastil, kami langsung parkir mobil di tempat yang sudah disediakan (yes, khusus mobil-mobil ini sudah disediakan parkiran khusus di banyak tempat wisata di Sintra, asik kan?) dan membeli tiket masuk. kesan saya, kastil Paco de Pena ini keren banget! bagian luarnya bagus banget buat foto-foto karena bangunannya unik, kuno, keren lah pokoknya. warna kuning yang mendominasi bangunan membuat kastil ini semakin menarik, serta cuaca mendung dan berkabut juga menciptakan aura misterius yang semakin menarik perhatian para pengunjung. selain interior bangunan, karya-karya seni/barang antik/peninggalan/dekorasi yang terdapat di dalam kastil juga tidak kalah bagusnya. tanpa kami sadari, kami sudah lebih dari 2 jam di dalam kastil tersebut, tidak henti-hentinya mengagumi satu benda ke benda berikutnya. super menarik!

setelah keluar dari kastil, kami langsung terburu-buru naik ke mobil lucu yang ramah lingkungan karena batas waktu penyewaan mobil kami sudah hampir habis. perjalanan dari kastil yang berada di wilayah atas kota Sintra ke rental mobil pun diisi oleh jerit-jeritan kami berdua. karena terburu-buru, kami pun ngebut dan kembali terguncang-guncang. saking paniknya karena takut telat ngembaliin, teman saya yang menyetir sampe sering salah mau nyalain sen, tiba-tiba malah wiper yang goyang-goyang di kaca mobil. mau nyalain wiper pas gerimis, malah lampu yang kedap-kedip. isinya cuma teriak dan ketawa deh, heboh banget. saya gak akan melupakan hari itu. sampai di rental, kami telat sedikit tapi dimaklumi sama si bapak yang baik hati itu. 

beres dari mengembalikan mobil, kami kemudian berjalan kaki lagi ke arah tengah kota. karena kotanya kecil, jadi jaraknya juga masih oke lah untuk ditempuh dengan jalan kaki. kami memutuskan untuk makan siang di sebuah restoran lokal. menu makanan yang kami pesan pun merupakan makanan-makanan khas di Sintra: sup makanan laut yang disajikan di sebuah roti yang dibentuk menyerupai mangkok, stik daging sapi, dsb dst. enak dan harganya masih masuk akal meski gak murah-murah amat. 

habis makan, kami berjalan-jalan memasuki kawasan pejalan kaki, keluar masuk gang-gang sempit yang banyak terdapat toko-toko yang menjual cinderamata khas Portugal, khususnya Sintra. kami menemukan sebuah toko kecil yang menurut kami, dibandingkan toko-toko lain di sekitar situ, barang-barangnya lebih beragam dan murah. kami pun berbelanja disitu. tidak jauh dari toko suvenir tersebut, ada juga toko yang menjual minuman cherry brandy (minuman mengandung alkohol yang dibuat dari sari buah ceri). cara meminumnya juga unik, cherry brandy tersebut dituang di wadah kecil (cup) yang terbuat dari dark chocolate. terkesan dengan rasanya yang enak (dan karena mendapatkan diskon 10 persen), maka saya membeli satu set cherry brandy lengkap dengan wadah coklatnya untuk dijadikan oleh-oleh untuk orang rumah :)

setelah selesai melihat-lihat kota dan berbelanja, kami pun kembali berjalan ke arah stasiun kereta. dalam perjalanan kami menuju stasiun, ada sebuah kafe yang terlihat ramai, maka kami pun masuk kesitu. teman saya memesan secangkir minuman coklat hangat, sedangkan saya hanya menumpang ke kamar kecil lalu duduk-duduk di sofa sambil menemani teman saya hingga dia menghabiskan minumannya.

tak lama setelah itu, kami sudah duduk dengan manis di kereta yang akan membawa kami kembali ke Lisabon. sesampainya kami di Lisabon, karena kami sudah lelah banget sehingga kami tidak teliti melihat nomor bus, kami pun menaiki bus yang salah, yang pada akhirnya membawa kami ke sebuah daerah bernama Alges. entah bagaimana caranya kami bisa kembali dengan selamat ke rumah si D. sampai di rumah D, kami berdua langsung bersih-bersih diri dan tidur nyenyak setelah lelah beraktifitas seharian ini. terima kasih, Tuhan!



to be continued..


Thursday, October 31, 2013

trip to Portugal - part three

lanjutan cerita tentang jalan-jalan di Portugal..

LISABON/LISBOA

setelah duduk di kereta dan menikmati perjalanan dari kota Faro yang berdurasi kurang lebih 3,5 jam, akhirnya sampai juga kami di kota Lisbon. sesampainya di sana, kami langsung mencari tempat untuk mengisi perut. hanya berdasarkan insting, kami melangkahkan kaki kesana kemari hingga akhirnya menemukan sebuah resto kecil bernama Segafredi Gastronomie. tidak lama setelah memesan, makanan-makanan kami pun datang. karena laper begete, masing-masing dari kami memesan agak banyak. makanan yang saya pesan berupa daging stik sapi, nasi, kentang goreng, telur mata sapi, dan salad buah. rasanya ENAK sekali! teman saya pun berkomentar hal yang sama terhadap makanannya. 

sesudah perut terisi, kami kemudian memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar sambil menurunkan makanan. tidak lama kemudian, kami pun meneruskan perjalanan menuju rumah temennya si G di daerah Restello/Av. Ilha Madeira. sampai di rumah temennya G, kami berdua langsung disambut dengan hangat oleh kedua orangtua temennya G (yang mulai dari sekarang kita sebut saja namanya D), karena kebetulan si D nya masih ada kerjaan di kantor jadi dia belum pulang pada saat kami datang ke rumahnya. setelah menaruh barang-barang dan beristirahat sejenak, kami berdua langsung keluar lagi dan berpetualang.

dari rumahnya si D, kami naik bus ke sebuah distrik bernama Belem (bahasa portugis untuk Bethlehem). cukup banyak hal yang ditawarkan oleh Belem. kami menemukan sebuah toko yang menjual kue tart telur, pastry enak khas portugis. mungkin kalian tahu Lisboa Egg Tart yang banyak dijual di gerai-gerai mal di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia. nah, rasanya seperti itu cuma 10x lipat lebih enak makan di negara asalnya! kami beli beberapa untuk dimakan sambil jalan, dalam hitungan menit, pastry telur manis itu pun habis semuanya.

kami berjalan, bermain di Jardim (taman), dan berfoto di kawasan Jeronimos Monastery yang indah banget bangunannya. informasi tentang Jeronimos Monastery ini bisa dilihat disini. selain itu, ada juga Torre de Belem (Belem Tower) yang tidak kalah menarik. keduanya masuk dalam situs warisan budaya dunia yang dilindungi oleh Unesco.

setelah puas di kawasan ini, kami pun meneruskan berjalan kaki lagi ke arah pelabuhan. cuaca pada saat itu agak dingin, gerimis, dan berangin. di pelabuhan (port) ini, terlihat sebuah monumen yang didirikan sebagai lambang penghormatan kepada Vasco da Gama. banyak sekali ornamen yang akan mengingatkan kita kepada VdG selain monumen itu, termasuk lantai/ubin/tegel yang digambari rute pelayaran VdG, lengkap dengan gambar peta dunia nya.

efek berjalan jauh dan tertiup angin membuat kami berdua kelaparan (alesan, padahal emang dasarnya aja laper melulu XD). untungnya, beberapa meter dari monumen VdG itu terdapat sebuah restoran Italia (emang rada gimana sih, makan di resto Italia pada saat kita sedang berada di Portugal, tapi ya sudahlah ya.. :D) yang suasananya terlihat nyaman. kami pun masuk kesana, memesan makanan sambil minum teh untuk menghangatkan badan. makanannya enak, porsinya banyak, dan harganya cukup mahal untuk kantong saya :)).

karena hari sudah malam dan gelap, setelah selesai makan dan minum, kami langsung mencari taksi lalu pulang. hari yang melelahkan, hari yang menyenangkan, hari yang tidak akan saya lupakan.





to be continued..

Wednesday, October 23, 2013

so good to be back :)

hellawww! apa kabar semuanya? sudah lama banget tidak menulis disini. jangan ngamuk dulu ya, sayang2nya saya, semua ada alasannya, semua bisa dijelaskan, jadi tenanglah dulu..

jadi begini, saya nih baru saja kembali dari libur panjaaaang sekali. 3 bulan saya liburan dalam rangka pulang kampung ke negara asal saya, Indonesia tercinta, khususnya kota kelahiran saya, Jakart. well, sebenernya gak seluruh waktu liburan saya dihabiskan di Jakarta sih, melainkan ada beberapa tempat lain yang akan saya ceritakan di sini besok2 (gak lama kok, paling gak setelah saya istirahat dan menghilangkan pegal2 habis perjalanan panjang kemarin ini). banyak sekali yang ingin saya ceritakan, tentang liburan di Phuket bersama para keponakan saya, liburan di Medan, liburan di Bandung, dan liburan di Yogyakarta, dan masih banyak lagi hal2 yang ingin saya ceritakan di blog ini. saya akan ceritakan nanti, setelah hutang tulisan tentang trip Portugal saya selesai yaaa :)

sekarang pun saya rasanya masih ingin menulis yang panjang, tapi badan saya masih terasa letih. saya ingin segera tidur..

sampai disini dulu *kecups*

p.s: oiya, Frankfurt sekarang sudah memasuki musim gugur, dimana2 banyak daun2 berjatuhan dan berserakan di jalanan! saya suka musim gugur.

 
BLOG DESIGN: 188* BLOG DESIGN STUDIO | GIRL WITH LAPTOP: PIXMAC