Sunday, January 29, 2012

A for Amsterdam, A for Allergy..

Amsterdam..

jadi wiken minggu lalu gw habiskan dengan pergi spontan bersama beberapa teman. tujuan awalnya sebenernya mau ke praha, cuma entah bagaimana berubah haluan jadi ke amsterdam. setelah diputuskan pergi ke sana, langsung lah sibuk nge-cek perkiraan cuaca di sana biar tahu pakaian seperti apa yang harus disiapkan. menurut ramalan cuaca, di sana bakalan hujan sepanjang akhir pekan dan berangin. ok deh kakak, jadinya gw dekaka pun mempersiapkan payung, jaket, jas hujan deesbe. 

singkat cerita, ngapain aja di amsterdam? meski cuma 3 hari 2 malam, ternyata lumayan banyak yang bisa dikunjungi dalam waktu singkat. dimulai dari daerah Rembrandtplein, terus ikut paket tur yang disediakan di stadion bola Ajax, ke mall unik yang ada di seberang stadion, keliling amsterdam centraal, ke china town (khusus nyari toko asia yang jual bahan makanan indonesia, dan akhirnya gw beli teh sosro kemasan kotak. plus makan di restoran indonesia, nama restonya kalo gak salah Aneka Rasa), ke daerah plantage muidergracht, ke Van Gogh Museum yang cukup oke, makan kroket ala belanda yang enyak banget, jalan2 di daerah Museumplein dan foto2 di logo "I amsterdam" dan sebagainya. 

benar kata ramalan cuaca, di sana senantiasa hujan dan anginnya kenceng banget! kolaborasi angin dan hujan itu pada akhirnya menghasilkan 2 payung rusak, 3 orang sakit kepala, 2 orang masuk angin, 1 orang sakit kepala plus masuk angin, 1 tas basah kuyup, dan seorang anak kecil dalam grup gw nyaris terbang (beneran deh ini bukan lebay). liburan yang sangat 'fantastis' pokoknya. 



Alergi..

gw ini dari kecil punya beberapa alergi yang cukup mengganggu, antara lain alergi udang, debu, udara dingin, dan ikan kembung. nah, pas gw tinggal di jerman, alergi gw nambah jadi alergi serbuk bunga sama alergi salah satu wafer coklat buatan jerman. kalau lagi kambuh, reaksinya bisa bermacam2, ada yang bikin bentol gede2 dan menciptakan 'pulau2' di seluruh tubuh gw, ada yang gatal banget di dalam kulit dan gak bisa digaruk, ada yang bikin idung jadi meler2 gak terkontrol dan mata basah terus, ada yang bikin badan dan muka gw merah2, ada juga yang 'cuma' bikin bersin2 gak bisa berhenti. apapun reaksinya, yang pasti rasanya gak enak bin tersiksa banget kalau alergi gw lagi kambuh. berbagai obat untuk alergi pun udah gw cobain, beberapa malah selalu ada di dalam tas dan gw bawa kemana pun gw pergi. tapi gw ngerasanya, semakin lama, badan gw jadi semakin kebal sama obat2 tersebut dan mulai berkurang/bahkan gak ada efeknya kalau diminum T_T. gw udah sering juga periksa ke dokter, biasanya dikasih obat oles/minum dari dokter, mendingan sih alerginya, cuma ya gitu, setelah beberapa waktu, pasti kambuh lagi. masa gw harus terus2an menggantungkan diri gw sama obat2 alergi itu? hiks.. #nasib. 

di antara kalian ada yang punya alergi juga gak? kalau ada, boleh minta referensi obat alergi yang kalian pakai dan manjur biasanya apa? mohon infonya :)

well, it's almost midnight here, time to hit the bed.. 
selamat hari senin, selamat beraktifitas!! 

-kisskiss-

Tuesday, January 17, 2012

panggilan terakhir..

pernah naik pesawat? atau kereta? kalau jawabannya pernah pasti familiar dengan istilah panggilan terakhir. tidak hanya dalam konteks naik pesawat ataupun kereta saja, tapi masih banyak lagi hal2 lain yang juga menggunakan istilah panggilan terakhir. tidak usah disebutkan apa saja, saya yakin kalian juga sudah tahu :)

saya ingat setiap kali ingin terbang ke suatu tujuan, pasti berurusan dengan ritual yang itu2 saja: check in bagasi, ambil boarding pass, lalu menunggu di ruangan yang sudah disediakan untuk boarding hingga gerbang naik pesawat dibuka dan nama saya dipanggil untuk naik. sejauh ini saya selalu berusaha untuk melakukan ritual jauh sebelum batas waktunya, karena dengan begitu saya merasa lebih aman dan nyaman. lagipula, saya selalu berpikiran bahwa pesawat tidak akan menunggu saya kalau saya telat, mereka akan tetap berangkat sesuai jadwal dan kalau sampai saya tertinggal, saya lah satu2nya pihak yang dirugikan.

tapi meskipun demikian, tidak jarang saya mendengar (baik secara langsung maupun tidak langsung) ada orang yang tidak hadir hingga namanya dipanggil. entah apapun alasannya, pada intinya orang tersebut tidak memenuhi panggilan terakhirnya, dan saya berasumsi bahwa orang tersebut tidak jadi naik pesawat. dia tidak jadi berangkat, tidak sampai ke tempat yang (tadinya) akan ia tuju.

mereka yang ingin terbang, sudah pasti akan berkumpul di lapangan udara. terkecuali untuk yang senang berpergian spontan, sudah pasti paspor dan tiket perjalanan ada di tangan mereka. yang paling penting mereka sudah tau mau menuju kemana. mereka hanya perlu memperhatikan nomor penerbangan yang akan membawa mereka, kalau tidak teliti bisa terbawa ke tempat tujuan lain!

mengambil keputusan terkadang ibarat ingin berpergian dengan pesawat. kita sudah tau sebenarnya mau menuju kemana. kita sudah tau harus menunggu di mana, naik penerbangan yang mana dan jam berapa. kita sudah tahu ini dan itu tapi seringkali masih juga ragu.

apakah bandung tujuan saya? atau papua? bagaimana kalau ternyata uang yang saya punya tidak cukup untuk selama berlibur di inggris? bagaimana kalau ternyata saya tidak cocok tinggal di surabaya?

disinilah menurut saya peranan panggilan terakhir, setelah sebelumnya nama kita dipanggil beberapa kali untuk naik pesawat, bergabung dengan orang2 lain yang bertujuan sama.

pada umumnya kita akan dipanggil sebanyak tiga kali, dan oleh karena itu biasanya panggilan ke-3 adalah panggilan terakhir. panggilan pertama, kita diberitahukan bahwa kita akan pergi. panggilan kedua, kita dipastikan bahwa kita akan pergi sebentar lagi. panggilan terakhir kita sudah harus memutuskan apakah kita jadi ikut pergi.

dalam kehidupan saya, beberapa bulan belakangan ini saya makin sering diharuskan untuk "berpergian dengan pesawat". "berpergian" untuk bermacam keperluan, berbagai macam "tempat tujuan". kemana pun saya pergi, saya selalu membawa "koper", yang di dalamnya sudah saya persiapkan hal2 yang saya butuhkan.

bulan depan saya harus "berpergian" lagi. ada dua "tempat tujuan" yang mengharuskan saya membawa 2 jenis hal yang berlawanan. masalahnya saya hanya bisa membawa satu "koper" saja. itulah mengapa sampai saat ini "koper" saya masih kosong, masih belum tau mau diisi apa :D

"perginya" saya bulan depan itu bisa dikatakan semacam panggilan terakhir saya. saya harus bisa memutuskan mau kemana dari 2 pilihan "tempat tujuan". sampai detik ini saya masih belum bisa memilih. dua2nya menawarkan keindahannya masing2. keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama beratnya juga.

entahlah..

saya tidak terlalu masalah kemana, yang penting saya bisa pergi..

n.b: kalau tulisannya seperti orang meracau, mohon maklum ya, mata udah tinggal 5 watt nih.. hehehehe :)

Friday, January 6, 2012

cuaca labil di awal tahun

tetangga sebelah yang bertanggung jawab sama urusan modem internet masih belum balik dari negaranya yang penuh bambu dan panda itu, jadi masih tetep nulis dari hp dengan segala keterbatasannya.

gw baru balik dari liburan ke luar kota selama kurleb 8 hari. liburannya seru banget, beneran seru maksimal. senengnya gak kira2, ketemuan sama temen2 lama, trus sleepover, masak2, nongkrong, nonton, jalan2 keliling kota, tahun baruan di ibukota jerman, dan berbagai macam kegiatan seru yang lucu, gila, sekaligus mengharukan. yang pasti, pulang liburan gw langsung sakit. makin lama rasanya badan gw makin lemah nih, jalan2 dikit aja pake sakit segala.

ditambah lagi, cuaca di jerman lagi labil banget. dalam satu hari ini, paginya anget banget ada matahari, eh siangnya tau2 angin kenceng diiringi hujan. terus ntar sorenya matahari bersinar kembali. beberapa minggu yang lalu, gw kaget bangun2 pas ngeliat jendela, sejauh mata memandang semuanya putih ketutupan salju, berasa kayak lagi di narnia! tapi semua itu tidak bertahan lama, karena besok paginya, semua salju itu lenyap tanpa bekas, seakan salju tidak pernah turun. nah, kemarin itu paginya cerah tapi siang sampai malam hujan turun udah kayak apaan tau gak berhenti2. cuaca labil bener2 bikin mood rusak lho.. gak cuma rusak tapi juga bikin ribet dalam berpakaian. setiap mau pergi, harus ngecek ramalan cuaca dulu, liat berapa derajat suhu nya dsb, baru memutuskan pakaian mana yang sekiranya cocok.

laporan cuaca pun kadang menipu. misalnya aja nih, pas liat di website laporan cuaca, dibilangnya bakalan dingin dan berangin, berbekal informasi ini gw keluar rumah pakai jaket lengkap plus syal, topi kupluk, dan sarung tangan. beberapa jam kemudian tau2 matahari bersinar cerah bikin gerah mau marah. kalau kejadiannya kayak gini sih solusinya gampang, tinggal buka jaket dan atribut2nya. tapi gimana kalau yang terjadi sebaliknya? keluar rumah cuma pakai kaos dan celana jeans, tau2 sore nya hujan deras dan angin kencang? ujung2nua sakit, minimal masuk angin atau demam, atau dua2nya: masuk angin DAN demam!

baru awal tahun, labilnya udah kayak gini.. huff well, semoga minggu2 mendatang cuaca bisa lebih stabil :)

have a great day, everyone!!

:D

Monday, December 26, 2011

ada apa dengan koneksi internet?

udah 3 minggu ini internet di kos an mati. sebenernya bukan mati sih, cuma ini internet gw kan sistemnya sharing gitu, bertiga. tetangga sebelah kamar yang megang modem dan segala macemnya. udah 3 minggu ini internetnya ga mau konek ke komputer gw, padahal sinyalnya ada dan kuat. gw udah nyoba pake aipun, berhadil. dibilang ga ada internet banget sih ya enggak, karena masih bisa pake dari aipun. cuma lama2 gak enak juga browsing2 dll dari hp, gimana pun juga internetan pake komputer jauh lebih nyaman dan gak ribet.

males banget ini sebenernya nge-blog dari hp, ga ngerti gimana formating dsb. selain itu, selama gw nge-blog dari hp, gak akan ada signature gw lagi di setiap akhir postingan. nanti kalau sudah pake komputer, baru deh gw rapihin lagi semua2nya. untuk sementara, puas dulu aja dengan yang ada :D

anyway, tahun 2011 udah mau berakhir dan dalam hitungan hari, kita akan memasuki tahun yang baru. gw mau cerita soal natal tahun ini. tanpa terasa, ini adalah natal ke-5 yang gw lalui tanpa keluarga dan jauh dari rumah. jujur, gw gak sedih, cuma paling kangennya aja bertumpuk2. kangen keluarga, kangen temen2 gereja, kangen rumah :)

tahun ini, gw natalan sendirian. malam natal cuma ke gereja bentar, trus langsung balik ke rumah. tanggal 25 pagi juga gitu, gereja bentar trus pulang.

ngapain aja di rumah?

oh banyak banget yang gw kerjakan. beres2 rumah sambil ngobrol sama temen2 dan keluarga di indo lewat beragam media sosial, nyuci baju, bikin tugas, belajar2 bentar, nonton, dan main game. yang paling heboh sih nyuci baju, sampe 4 kali nyuci! segala macem gw cuci: baju, sarung bantal, seprai, handuk, lap, dan masih banyak lagi. pokoknya heboh lah.

selain itu, gw juga merenung. banyak hal yang perlu dievaluasi dari perjalanan hidup gw selama setahun ini. banyak pelajaran dan hikmah yang bisa diambil. banyak berkat dan anugerah yang pantas untuk disyukuri. banyak proses pendewasaan yang dilewati. resolusi untuk tahun 2011, puji Tuhan, sebagian besar tercapai, dan itu yang membuat gw bahagia serta siap meninggalkan tahun 2011 ini tanpa penyesalan yang berarti. well, it has been a tough year for me because of this and that. i thanked God for everything, for every single thing He has given to me. i never thought i could make it this far.

besok, gw bakalan liburan ke luar kota sama dua orang temen gw. rencananya mau berkunjung ke temen2 kita yang ada di luar kota, udah lama soalnya ga ketemuan. ga sabar pengen jalan2 dan ngumpul rame2 :) ga sabar deh pengen cepet2 berangkat. gw akan berkunjung ke dua kota: leipzig sama berlin, ga sabar pengen ke ibukota! hahahaha.. semoga perjalanannya lancar dan liburannya menyenangkan..

gw rasa cukup deh nulisnya untuk hari ini, asli panjang juga ya tulisannya.. yaudah besok2 dilanjut lagi cerita2nya, sekarang gw mau tidur dulu, udah subuh nih disini.. good night <3 oiya last but not least, gw mau ngucapin: merry christmas and jolly new year, and also happy holidays!! have a blast! love, -S-



Saturday, December 10, 2011

cerita tentang cerita..

hey, kalau saja perbedaan kita tidak sebesar ini, mungkin semuanya gak akan kayak begini ya ujungnya. sebenarnya buat kita gak ada masalah kan ya kalau berbeda? tapi kalau kita berdua tetap memaksa, pasti kita akan menyakiti mereka. menyakiti mereka, yang hanya menginginkan dan mendoakan yang terbaik untuk kita. gak adil ya rasanya kalau mereka terluka gara-gara kita? 

ya ya ya, kalau saja perbedaan kita tidak sebesar ini, ceritanya sudah pasti berbeda..


 
BLOG DESIGN: 188* BLOG DESIGN STUDIO | GIRL WITH LAPTOP: PIXMAC